Kebahagiaan Hari Raya ‘Idul Adha

Tadabbur Surat Al-Kautsar Ayat 1-3

(بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ * فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ * إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ)

“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus”. (Al-Kautsar: 1-3)

  • Ayat ke 2 dari surat Al-Kautsar di atas dikaitkan dgn Idul Adha. Para ulama tafsir sepakat bhw mksd ‘berkorbanlah’ adalah di hari Nahr yg sblmnya diawali dgn perintah shalat. Sehingga wkt menyembelih hewan kurban adalah stlh shalat Idul Adha.
  • Idul Adha juga hadir setelah menahan diri berpuasa di hari Arafah yg nilainya menghapus dosa dua tahun.
  • Untuk kebahagiaan Idul Adha, Allah swt mengharamkan berpuasa di hari raya ini, ditambah 3 hari setelahnya yg disebut hari tasyriq.
  • Diantara keagungan Idul Adha adalah adanya dua syi’ar agung mengiringi kehadiran idul adha, yaitu ibadah haji dan ibadah qurban. Kedua ibadah ini dikaitkan dgn manusia mulia Nabi Ibrahim as.
  • Allah menjamin kebaikan hambaNya yg mengagungkan syi’ar Allah tsb: “Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya”. (Al-Hajj: 30)
  • Mengagungkan syi’ar Allah pula pertanda taqwa di dlm hati hamba Allah:

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati”. (Al-Hajj: 32)

Sungguh sebuah kenikmatan yg sangat membahagiakan hadirnya Idul Adha yg diringi dgn dua syi’ar agung ibadah haji dan ibadah qurban.

Mdh2an Allah berkenan menerima semua pengabdian kita dan membalasnya dgn balasan berlipat ganda. Amiin

================================================================================

Disalin dari Telegram : Ust. Dr. H. Atabik Luthfi, Lc, MA (Ust. DAL).

Anggota BWI 2017-2020. Alumni Fak. Al-Qur’an dan Dirasat Islamiyah Madinah Islamic University dan Malaysia National University