Tadabbur Al-Qur’an Surat At-Tahrim Ayat 12
Disalin dari Telegram Dr. Atabik Luthfi (DAL)
وَمَرْيَمَ ٱبْنَتَ عِمْرَٰنَ ٱلَّتِىٓ أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِن رُّوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِۦ وَكَانَتْ مِنَ ٱلْقَٰنِتِينَ
Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat“. [Surat At-Tahrim: 12]
- Ayat terakhir surat At-Tahrim merupakan perumpamaan seorang wanita suci nan mulia, Maryam binti Imran
- Allah membuat perumpamaan ini bagi orang-orang beriman, yaitu wanita yang tidak bersuami, namun tetap menjaga kehormatannya dan melindunginya dari perbuatan keji
- Maka Allah swt Berkehendak meniupkan ruh ke dalam rahimnya, sehingga mengandung dan melahirkan putranya nabi Isa as
- Maryam juga seorang wanita yang membenarkan semua perintah dan ketentuan Allah swt, serta termasuk wanita yang sangat ta’at
- Rasulullah saw bersabda tentang empat wanita mulia yang akan menjadi penghulu semua wanita di dalam surga
“wanita penghuni surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti imran dan Asiyah binti Mazahim istri fir’aun”. (HR. Ahmad, Ath-Thabrani, dan Al- Hakim)