Janganlah Engkau Jadikan Kami Fitnah dan Ampunilah Kami..
رَبَّنَا لَا تَجۡعَلۡنَا فِتۡنَةࣰ لِّلَّذِینَ كَفَرُوا۟ وَٱغۡفِرۡ لَنَا رَبَّنَاۤۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِیزُ ٱلۡحَكِیمُ
“Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau jadikan kami fitnah bagi orang-orang kafir, dan ampunilah dosa-disa kami wahai Tuhan kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Kuasa, Maha Bijaksana”.
[Surat Al-Mumtaḥanah: 5]
-
- Ayat do’a ini melanjutkan do’a di ayat sebelumnya, yang dipanjatkan oleh nabi Ibrahim as dan para pengikutnya
-
- Mereka berdo’a dua hal; jangan dijadikan sumber atau objek fitnah, serta mendapat ampunan atas segala dosa
-
- Syekh As-Sa’di memahami ‘fitnah’ di ayat ini sebagai keadaan yang tidak menentu dan terjadinya kerusakan
-
- Sebagaimana juga disebutkan di surat Yunus: 85: “Ya Tuhan Kami, jangan jadikam kami fitnah bagi orang-orang dzalim”
-
- Keadaan ini pernah terjadi pada kaum mukmin dalam kisah ‘Ashabul Ukhdud’ dimana mereka dibakar di dalam parit
-
- Sampai Allah swt mengabadikan kisah mereka di surat Al-Buruj: 10: “Sesungguhnya orang-orang yang menimpakan fitnah/bencana atas orang-orang beriman laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam, dan azab berupa api yang kuat membakar”
Sumber : Telegram Ust. Dr. H. Atabik Luthfi, Lc, MA (Ust. DAL). Anggota BWI 2017-2020. Alumni Fak. Al-Qur’an dan Dirasat Islamiyah Madinah Islamic University dan Malaysia National University
https://t.me/atabikluthfi/1857
Like this:
Like Loading...